Pada hari Ahad, 8 Februari 2009, DPC PKS Pasar Minggu mengadakan acara bertajuk Silaturrahim Tokoh Se-Pasar Minggu. Acara ini bertempat di Aula Dinas Peternakan, Jl. Harsono RM Ragunan dan dihadiri oleh 46 tokoh majelis ta’lim dan tokoh masyarakat.
Acara dibuka dengan tilawah Qur’an yang dikumandangkan oleh Akhuna Ujang Sunandar. Kemudian acara dilanjutkan dengan sambutan oleh Ketua DPC Pasar Minggu, Bapak Tauhid Hidayat. Dalam kesempatan sambutan ini, Pak Tauhid sekaligus memperkenalkan diri sebagai Calon Anggota Dewan DPRD DKI Jakarta untuk dapil Jakarta Selatan dengan nomor urut 22.

Acara dilanjutkan dengan kajian keIslaman dengan tema “Politik dalam Pandangan Islam”. Ustadz Abdullah Qomarudin memberikan penjelasan yang rinci dalam kajian ini. Sebelum memberikan kajian ini, beliau juga memperkenalkan diri sebagai Calon Anggota DPRD DKI Jakarta untuk Dapil Jakarta Selatan dengan nomor urut 7. Para peserta sangat menyimak apa yang disampaikan oleh Ust. Abdullah. Ketika sesi tanya jawab, 2 orang peserta menanyakan hal yang erat kaitannya dengan penjelasan Ust. Abdullah.
Acara dilanjutkan dengan perkenalan dengan para CAD yang berasal dari Kecamatan Pasar Minggu, diantaranya Pak Rahadi Mulyanto (CAD DPRD No. Urut 13), Ibu Siti Nurlaila Ahmad (CAD DPRD No. Urut 11), Ust. Abdullah Qomarudin (CAD DPRD No. Urut 7), dan Pak Akhmad Faradis (CAD DPR RI No. Urut 2), serta ditambah Ibu Nursanita Nasution (CAD DPR RI No. Urut 3). Masing-masing CAD memperkenalkan secara singkat biodata dan latar belakang mereka kepada hadirin.
Setelah acara perkenalan, keempat CAD yang berasal dari Pasar Minggu mohon diri kepada hadirin karena mereka harus menyebar ke 11 titik lokasi Pelayanan Kesehatan dan aksi sosial yang diadakan oleh PKS di Kecamatan Pasar Minggu. Adapun Ibu Nursanita Nasution tetap di lokasi karena beliau akan memaparkan sepak terjang para anggota dewan dari PKS.
Ibu Nursanita menceritakan sepak terjang para anggota dewan dari PKS dengan semangat dan sesekali menebarkan senyum kepada hadirin. Hadirin menyimak penjelasan dari Ibu Nursanita dan sesekali melontarkan kekaguman mereka kepada para anggota dewan dari PKS yang sangat kebal terhadap godaan dan sogokan. Beliau juga mengungkapkan bahwa selama ini suara PKS di DPR hampir tidak terdengar karena para pimpinan komisi itu dikuasai oleh 5 parpol terbanyak di DPR, sehingga media lebih sering mengejar para pimpinan komisi tersebut dibandingkan dengan mendengar penuturan para anggota dewan kita. Oleh karena itu, PKS berharap dapat menambah jumlah keterwakilannya di DPR pada pemilu tahun ini. (by Endi Octaviano)
DIarsipkan di bawah: Liputan Media










