Kader dan Simpatisan PKS DPC Pasar Minggu Siap Menangkan Pemilu 2009

Perwakilan DPRa, Ka DPC & Ka DPW

Perwakilan DPRa, Ka DPC & Ka DPW

Pada hari Ahad, 15 Februari 2009, DPC PKS Pasar Minggu mengadakan Apel Siaga Kader dan Simpatisan. Acara yang digelar di Aula SMK Negeri 57 ini dihadiri oleh kurang lebih 300 kader dan simpatisan PKS di Kecamatan Pasar Minggu.

Apel siaga dimulai pukul 8.30, diawali dengan tilawah Al Qur’an oleh seorang kader dari DPRa Kebagusan. Dilanjutkan dengan amanah Pak Tauhid selaku Pembina Upacara. Pak Tauhid menggaris bawahi perlunya soliditas dan kontribusi kader PKS dalam menghadapi Pemilu yang tinggal sekitar 50 hari lagi.

Ust. Sani Memberikan Arahan

Apel siaga ini juga dihadiri oleh Ketua DPW PKS DKI Jakarta, Ir. Triwicaksana, M.Sc. Beliau juga menyampaikan tausiyah yang memberikan dorongan semangat bagi para kader dan simpatisan. Beliau menyampaikan setidaknya ada 2 hal yang harus diperhatikan oleh kader dalam menghadapi Pemilu 2009 ini. Pertama, para kader diminta menjadikan momen Pemilu 2009 ini sebagai sarana taqorrub kepada Allah SWT. Yang kedua, para kader diminta untuk menjaga soliditas internal dan keutuhan jama’ah da’wah ini.

Setelah apel siaga berakhir, para kader dan simpatisan tidak langsung meninggalkan lokasi karena DPC sudah menyiapkan acara tambahan berupa pemberian motivasi tambahan yang akan disampaikan oleh Pak BS Wibowo. Sebelum pemberian materi dari Pak Bowo, peserta disuguhi tayangan tausiyah dari Ust. Anis Matta.

Ketika sesi pemberian motivasi oleh Pak Bowo, para peserta menyimak pesan-pesan yang disampaikan dengan antusias. Pak Bowo menyebutkan bahwa kader yang besih dan peduli belum cukup untuk melayani masyarakat kita. Dibutuhkan pula kader yang professional sesuai dengan bidangnya.

Pak Bowo sedang Memberikan MotivasiPak Bowo juga memperlihatkan video tentang perjalanan beliau ke Papua beberapa waktu yang lalu. Dalam video tersebut diperlihatkan tokoh-tokoh Papua yang sangat mendukung PKS, karena menurut mereka hanya PKS yang mereka percayai untuk membawa perubahan bagi Papua. Mereka mengatakan bahwa sebelumnya mereka mendukung partai lain yang mengusung putra daerah. Tetapi ternyata putra daerah yang mereka dukung tidak membawa perubahan, bahkan melakukan korupsi dan kecurangan lain sehingga mereka melimpahkan dukungan mereka kepada PKS. Jika orang-orang nonmuslim dan nun jauh disana begitu semangat dalam mendukung PKS, lalu mengapa kita sebagai kader yang memiliki partai dan jama’ah ini tidak semangat dalam mendukung PKS ? (by Endi Octaviano)

Tinggalkan Balasan